Tag Archives: puasa

j0433159

TIPS hamil dan menyusui selama berpuasa

Yang dianjurkan bisa berpuasa adalah ibu yang masa kehamilan sudah cukup tua dan kuat yaitu sekitar usia kehamilan 5 bulan keatas. Sedangkan bagi ibu menyusui, yang disarankan berpuasa adalah ibu menyusui dengan usia bayi 6 bulan keatas. Sementara bagi ibu yang menyusui ASI ekslusif bisa tidak berpuasa karena harus menyusui tiap dua jam sekali dan si bayi belum memperoleh makanan pendamping ASI. Yang perlu diingat : saat ibu menyusui berpuasa, pola menyusui akan berubah. Pasokan ASI akan berkurang pada siang hari namun melimpah pada malam hari.

Kegiatan berpuasa hanya mengubah jadwal makan. Sementara, asupan makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui selama berpuasa tetap dibuat sama dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 % karbohidrat, 30 % protein, dan 10-20 % lemak.

Bagi ibu hamil dan menyusui, sangat tidak diperbolehkan untuk meninggalkan makan sahur. Makan sahur dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas seharian. Konsumsi gizi seimbang pada saat sahur akan membantu ibu menyusui menghasilkan sari makanan bergizi untuk si kecil.

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah. Apalagi jika si ibu baru saja menyususi. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, entah itu dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran.

Beberapa tips bagi ibu hamil dan menyusui yang ingin berpuasa adalah :

  1. Makan sahur dengan makanan yang bergizi. Perbanyak konsumsi daging, karena daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.
  2. Perbanyak asupan cairan. minum air putih dan 3 gelas susu sepanjang waktu berbuka hingga puasa menjelang. jangan langsung minum susu begitu tiba waktu berbuka karena dapat menyebabkan mual. Sebaiknya susu diminum setelah menyantap makanan kecil. Satu gelas lagi diminum menjelang tidur malam. Kemudian satu gelas lagi saat sahur.
  3. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.
  4. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.
  5. Untuk mempertahankan kuantitas asi, tetap memerah dan menyusui seperti biasa.
  6. Perbanyak porsi makan atau jika sulit, bisa dibuat jadi 3x makan dengan porsi lebih kecil. Caranya, saat berbuka puasa, mulailah dengan makanan pembuka lalu salat Magrib. Usai shalat Magrib, lanjutkan makan besar dengan porsi kecil. Setelah itu ibu melakukan salat Tarawih. Selesai shalat, ibu menggenapi makan besarnya dengan porsi kecil kedua. Dengan demikian, kebutuhan porsi makannya tetap terpenuhi di waktu berbuka.
  7. Last but not least, ibu harus yakin bahwa dg puasanya ASI tetap berlimpah. Kembali lagi ke masalah psikologis ibu menyusui.

Mari kita niatkan berpuasa dan menyusui ini semata-mata hanyalah untuk beribadah kepada Allah, insya Allah akan ada kemudahan :)

Ditulis oleh: Puti Stephania Hoesni Ismuwardhana