Tag Archives: stress pasca persalinan

20 Persiapan Mencegah Stress Pasca Persalinan

Rira Nurmaida said, “Ini artikel yang kuketikkan ulang dari majalah Inspired Kids edisi Maret 2009, semoga bermanfaat”

 

 

————————————————————————–

20 Persiapan Mencegah Stress Pascapersalinan

 

 

 

Persiapan yang matang sebelum proses persalinan bisa membantu mengurangi kemungkinan stress dan membuat hari-hari anda menjadi lebih santai setelah melahirkan.

Semua persiapan untuk proses persalinan sudah dilakukan. Termasuk menyiapkan tas perlengkapan selama di rumah sakit, berolah raga dan melakukan yoga. Namun bagaimana persiapan setelah sang bayi lahir? Banyak ibu yang kurang mempersiapkan diri dan keadaan untuk pulang ke rumah setelah melahirkan. Padahal, ketidaksiapa menyambut bayi di rumah akan menimbulkan kerepotan yang berat dan melelahkan.

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum sang bayi lahir:

 

 

  1. Persiapkan baju bayi dalam berbagai ukuran. Jangan remehkan kecepatan tumbuh kembang bayi anda, sehingga anda tak perlu segera berbelanja lagi.
  2. Belilah perelengkapan bayi yang penting saja, karena biasanya bayi akan “kebanjiran“ hadiah dari rekan dan keluarga.
  3. Persiapkan juga pakaiana anda sendiri. Singkirkan dulu pakaian yang tidak akan anda kenakan sampai  berat badan anda pulih kembali sebelum saat hamil, misal jeans. Persiapkan pakaian yang akan sering anda pakai di bagian paling mudah dijangkau dari lemari. Hal ini bisa mengurangi kemungkinan stress hanya lantaran sulit menemukan pakaian itu.
  4. Pastikan semua peralatan bayi anda bekerja seperti diharapkan, sebelum anda menjalani proses persalinan. Misalnya mesin pencuci botol dan dot. Hal ini bisa mengurangi rasa kesal lantaran peralatan itu rusak sebelum digunakan..
  5. Siapkan semua perlengkapan bayi, mulai dari minyak kayu putih, beda, kapas, dan lain-lainnya sebelum bayi lahir. Besar kemungkinan anda tidak akan punya waktu dan tenaga untuk berbelanja di minggu-minggu awal kelahiran. Jika memungkinkan, cobalah berbelanja secara online.
  6. Sebisa mungkin, sarankan pada suami untuk mengambil cuti setelah anda melahirkan agar bisa menemani dan membantu menjalani hari-hari pertama setelah kehadiran sang bayi.
  7. Mintalah ibu atau ibu mertua untuk membantu dan mengurus bayi ketika pasangan anda harus kembali bekerja. Adanya orang berpengalaman dapat membantu mengatasi stress.
  8. Diskusikan dengan pasangan atau anggota keluarga lain di rumah untuk membantu anda mengerjakan tugas-tugas di rumah.
  9. Gunakan jasa tukang cuci dan setrika agar anda tidak perlu mengkhawatirkan tumpukan baju kotor yang tidak sempat dicuci akibat kerepotan mengurus bayi.
  10. Jika mungkin, sediakan keranjang beroda di rumah untuk mengangkut barang-barang berat selama masa kehamilan dan pascapersalinan, misalnya cucian. Terutama jika anda baru saja menjalani operasi caesar.
  11. Nikmati babymoon atau waktu berdua bersama pasangan anda sebelum anda menjalani proses persalinan, seperti makan malam berdua, nonton, atau membaca buku berdua di tempat yang nyaman.
  12. Jika memungkinkan, ambillah cuti beberapa minggu sebelum proses persalinan, agar anda bisa menikmati waktu bersantai sebelum bayi anda lair. Kesempatan ini belum tentu bisa anda lakukan setelah kelahiran sang bayi.
  13. Perbanyaklah mencari informasi atau membaca buku mengenai persiapan menjelang kelahiran sang bayi, cara mengurus bayi yang baik, atau hal-hal yang mungkin terjadi pada bayi anda. Hal ini dapat membantu anda menjalani rutinitas harian dengan lebih santai dan nyaman, karena sudah mempersiapkannya lahir dan batin.
  14. Buatlah atau belilah persediaan makanan kecil, seperti biskuit, sehingga anda tidak perlu kerepotan menyediakan camilan saat ada tamu yang datang berkunjung untuk menengok anda dan bayi. Camilan ini juga sangat berguna bagi anda saat merasa lapar di tengah malam.
  15. Jika anda memasak, buatlah makanan dalam jumlah yang lebih banyak dan simpanlah sebagian di lemari pendingin, sehingga jika anda tidak sempat memasak, anda masih bisa tetap makan dengan hanya memanaskan masakan di microwave.
  16. Rajinlah merawat kulit anda dengan pelembab selama masa kehamilan demi menjaga elastisitas kulit anda pascapersalinan. Dijamin anda akan merasa sangat puas ketika bisa terhindar dari selulit.
  17. Cobalah untuk menghindari kegiatan pindah rumah atau renovasi rumah atau kamar saat bayi akan atau baru saja lahir. Hal ini hanya akan menambah stress pada diri anda.
  18. Siapkan semua surat-surat tagihan dan selesaikan semua pembayaran sebelum anda melakukan persalinan. Lakukan juga unutuk sebulan setelah melahirkan.
  19. Sebisa mungkin, batasi jumlah tamu yang boleh menjenguk anda di rumah sakit agar anda masih bisa beristirahat dan menjalin hubungan batin dengan bayi anda.
  20. Tetap ingatkan diri sendiri bahwa meski semua persiapan sudah dilakukan, namun kelahiran bayi tetap merupakan suatu peristiwa penting yang dapat membuat anda terkaget-kaget dan membawa banyak perubahan dalam hidup anda.

 

(Oleh Sari Kartikawati)

 

 

——————————————

Sedikit tambahan, menambah aktivitas religius seperti ibadah tambahan, berdo’a, dan mendekatkan diri pada Tuhan juga penting dalam upaya menghindarkan stress. Bagi muslim bisa memperbanyak membaca alQur-an, berdzikir, apalagi mengingat setelah kelahiran akan mengalami masa nifas yang menghalangi kesempatan melakukan beberapa ibadah seperti shalat. Bagaimanapun perjuangan ibu dalam melahirkan merupakan sesuatu yang tidak ringan meski merupakan hal alamiah. Sebagai manusia kita hanya dapat menyiapkan dan mengantisipasi hal-hal dalam batas kemampuan kita, penentu akhirnya adalah  Yang Mahakuasa, bahkan Dialah juga yang kuasa membolak-balik hati kita, menyusupkan ketenangan dan meredakan gelisah atas ketentuanNya yang belum kita ketahui. Semangat ibu-ibu… semoga semuanya berjalan lancar sesuai dengan kehendakNya.